MOROWALI, Brita.id – Komisi III DPRD Kabupaten Morowali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke 11 perusahaan yang beroperasi di Desa Bahomoleo, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (11/9/2025). Sidak ini dilakukan buntut dari aduan masyarakat terkait transparansi perekrutan tenaga kerja, perizinan, serta pengelolaan lingkungan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Morowali, Gafar Hilal, yang memimpin langsung kunjungan kerja tersebut, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons atas laporan masyarakat.
“Kami datang ke sini untuk menyahuti semua aduan masyarakat yang masuk ke Komisi III. Salah satunya terkait perekrutan tenaga kerja lokal yang dinilai tidak transparan,” ujar Gafar Hilal.
Menurutnya, sejumlah perusahaan di Bahomoleo lebih banyak merekrut pekerja dari luar daerah ketimbang masyarakat setempat. Hal ini menimbulkan keresahan warga karena kesempatan kerja bagi masyarakat lokal semakin terbatas.
Selain isu tenaga kerja, Komisi III juga menyoroti aspek legalitas perusahaan, kepatuhan terhadap izin usaha, pengelolaan lingkungan, serta kontribusi perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar.
Kunker ini turut didampingi Anggota Komisi III DPRD Morowali Reflin Abdu Rauf, serta perwakilan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PTSP, Dinas Pekerjaan Umum, Bagian Hukum Setkab Morowali, Sekretaris Camat Bungku Tengah, dan Kepala Desa Bahomoleo.
Sebagai tindak lanjut, Komisi III DPRD Morowali akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan 11 perusahaan tersebut dalam waktu dekat.
Adapun perusahaan yang disidak meliputi:
PT Anindya Wiraputra
PT Sumber Mentari Morowali
PT Sinar Rembulan Morowali
PT Bosowa Berlian Motor
PT Sirius Siping
PT Dwi Gasindo Jaya Abadi
PT Honda Balindo
PT Sinar Bungku
PT Avian Dusun
PT Mahaputra
PT Surveyor Indonesia
(PAL)








