Anwar Hafid Desak Korporasi Tambang Tuntaskan Paradoks “Negeri Seribu Tambang”

  • Whatsapp

PALU,Brita.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menyerukan kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan perusahaan tambang dalam menyelesaikan paradoks Sulteng sebagai “Negeri Seribu Tambang” namun masih dibayangi angka kemiskinan di atas 11 persen.

Seruan tersebut disampaikan Anwar dalam pertemuan bersama perwakilan korporasi tambang di Ruang Polibu, Kantor Gubernur, Kamis (24/4).

Ia meminta agar pihak industri, khususnya dari Morowali dan Morowali Utara, mengambil peran aktif dalam program-program BERANI melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan pengembangan masyarakat.

“Saya harap teman-teman bisa mengambil peran dalam program BERANI, termasuk membangun rumah sakit bertaraf internasional dan beasiswa pendidikan ke Tiongkok,” ujar Anwar.

Ia menegaskan, investasi pada sumber daya manusia dan layanan kesehatan merupakan bentuk tanggung jawab moral korporasi atas eksploitasi kekayaan alam daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM adalah kunci.(and/jir)

Pos terkait