TOLITOLI,Brita.id– Sebagai langkah konkret untuk memerangi pencegahan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba, Bupati Tolitoli Hi.Amran Hi.Yahya resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas), dengan melibatkan semua stakeholder yang berkompeten, Jumat (1/8/2025).
Pembentukan Tim Satgas sebagai respon Pemerintah Daerah (Pemda) Tolitoli, terkait sejumlah pengungkapan yang dilakukan oleh Polres Tolitoli maupun Polda Sulteng di wilayah itu.
“Tolitoli saat ini sudah tidak aman, dengan adanya pengungkapan dan penangkapan di Desa Kapas, Dakopemean oleh aparat kepolisian yang jumlahnya sangat fantastis yakni 30 kilogram narkoba jenis sabu-sabu,” kata Bupati Tolitoli.
Saat ini lanjut Bupati, peredaran narkoba sudah mengancam generasi muda dan dunia pendidikan, mulai dari perkotaan hingga di pelosok pedesaan.
“Tujuan dibentuknya Satgas ini, bukan untuk berbenturan dengan tugas aparat kepolisian, melainkan untuk pencegahan, penyalahgunaan, peredaran narkoba serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba karena Tolitoli sudah masuk kategori darurat peredaran narkoba,” jelas Bupati Tolitoli.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Tolitoli, Moh.Asrul Bantilan, selaku ketua Tim Satgas mengatakan setelah dibentuk, Satgas nantinya akan dibuatkan Perbup dan Perda, sehingga kerja tim Satgas dapat proaktif dengan sejumlah program kerja dengan tujuan utama Tolitoli Bersih dari Narkoba (Bersinar).(RM)








