Gubernur Sulteng Blak-blakan Soal Dugaan Kecurangan PT BTIIG Terkait Laporan Penggunaan BBM

  • Whatsapp

PALU,Brita.id– Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menyampaikan dugaan jika selama ini perusahaan pengelolaan kawasan industri berbasis smelter nikel PT Baoshuo Taman Industry Invesment Group (BTIIG) di Kabupaten Morowali lakukan kecurangan dalam menyampaikan besaran penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Penggunaan bahan bakar BTIIG sebesar 42 juta kilo liter, jauh sekali dari laporan yang selama ini dilaporkan ke pengelolah pajak negara,” tegas Anwar Hafid, dalam sebuah pertemuan di DPRD Provinsi Sulteng, Rabu (11/6/2025) lalu.

Namun demikian, kata Bupati dua periode Kabupaten Morowali itu, setelah diundang oleh pihak berwenang, pihak BTIIG mulai terbuka terkait hal itu.

Menurutnya, persoalan itu jadi faktor yang mempengaruhi belum maksimalnya pendapatan daerah dari sektor penggunaan bahan bakar.

Mantan Anggota DPR-RI itu meminta pihak DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk melakukan hearing dengan mengundang perwakilan perusahaan.

“Ketua DPRD Sulteng memanfaatkan hearing, segera diundang mereka agar menjadi pemicu lebih transparan, apalagi kalau yang hadapi DPRD, kalau di undang di DPRD akan berbeda, DPRD membantu supaya mendorong apa yang direkomendasikan BPK-RI maksimal. Untuk urusan yang satu ini saya sangat serius,” tutur Anwar Hafid.

Sementara hingga Selasa (1/7/2025), pihak PT BTIIG yang dihubungi lewat pesan singkat WhatsApp belum memberikan keterangan terkait persoalan itu.(**/jir)

Pos terkait