JAKARTA, Brita.id — Upaya memperkenalkan praktik industri berkelanjutan kepada publik terus digencarkan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Dalam gelaran Expo dan Forum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), booth IMIP menarik perhatian ratusan pengunjung, terutama pelajar dan mahasiswa, sejak dibuka Minggu (22/6).
Mengusung pendekatan edukatif dan interaktif, IMIP menampilkan informasi seputar pengelolaan lingkungan kawasan industri, pengurangan emisi, hingga pemanfaatan energi terbarukan. Strategi ini dinilai efektif dalam menjembatani pemahaman publik terhadap dinamika industri dan tantangan lingkungan.
“Booth-nya menarik dan bikin penasaran. Saya baru paham ternyata IMIP itu kawasan industri yang menampung banyak perusahaan, bukan perusahaan tambang seperti yang saya kira,” ujar Nisa (17), pelajar SMK yang mengunjungi booth tersebut bersama rombongan sekolah.
Hingga Senin (23/6), panitia mencatat lebih dari 300 orang telah mengunjungi booth IMIP. Selain menyajikan materi edukatif, pengunjung juga diajak berinteraksi melalui kuis dan permainan bertema lingkungan.
Partisipasi IMIP dalam expo bertema “Ending Plastic Pollution” itu sekaligus menjadi momen perusahaan menunjukkan komitmennya terhadap praktik industri hijau. IMIP memamerkan berbagai inisiatif seperti pengelolaan limbah terintegrasi dan pemanfaatan energi bersih, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Mikrohidro (PLTMH).
Menurut perwakilan IMIP, keikutsertaan dalam ajang nasional ini penting untuk membangun narasi positif seputar industri berbasis kawasan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Expo Hari Lingkungan Hidup 2025 yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) ini menghadirkan lebih dari 78 peserta pameran lintas sektor. Selain pameran, acara juga dirangkaikan dengan peluncuran kebijakan baru seperti sistem Adipura dan Proper versi terbaru.
Kehadiran IMIP dalam forum ini mempertegas posisi sektor industri sebagai bagian dari solusi dalam mengatasi persoalan lingkungan, utamanya polusi plastik. Expo ini akan berlangsung hingga Selasa (24/6). (arj/jir)








