MOROWALI,Brita.id– Kerukunan Keluarga Batak Morowali (KKBM) resmi dikukuhkan sebagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Morowali. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Asisten II Setkab Morowali Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Emil, M.Si, bertempat di Aula Kodim 1311 Morowali, Sabtu (31/1/2026).
Dalam sambutannya, Emil menyampaikan harapan agar amanah yang diberikan kepada pengurus KKBM dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kerukunan Keluarga Batak Morowali merupakan bagian penting dari mozaik keberagaman masyarakat Kabupaten Morowali,” ujar Emil.
Ia juga berharap KKBM dapat menjadi wadah pemersatu warga Batak di Morowali, menjaga nilai-nilai leluhur, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Sementara itu, Ketua KKBM Letda Alfius Sitohang dalam sambutannya mengatakan bahwa terbentuknya KKBM merupakan bukti nyata kebersamaan masyarakat Batak di Morowali dalam membangun persaudaraan, kemajuan, dan kontribusi bagi daerah.
“Hadirnya kerukunan ini menunjukkan bahwa masyarakat Batak di Morowali telah membangun wadah yang kokoh untuk persaudaraan dan pengabdian, khususnya bagi Kabupaten Morowali,” kata Alfius.
Ia mengungkapkan, proses terbentuknya KKBM bukanlah perjalanan yang mudah dan penuh tantangan. Namun berkat kebersamaan, seluruh tahapan dapat dilalui dengan baik.
“Awalnya jumlah masyarakat Batak di Morowali hanya sekitar 50 orang. Saat ini telah berkembang menjadi sekitar 100 kepala keluarga,” ungkapnya.
Alfius berharap, dengan dikukuhkannya KKBM, organisasi ini dapat berperan aktif dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Morowali.(pal)








