TOLITOLI,Brita.id– Pasca banjir besar yang melanda Kabupaten Tolitoli pada Minggu (26/10), layanan air bersih milik PDAM Ogomalane Tolitoli sempat terhenti di sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Baolan.
Kondisi ini terjadi akibat rusaknya pipa induk dan robohnya beberapa bronjong penahan air di area instalasi utama.
Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, langsung memerintahkan jajaran PDAM Ogomalane untuk melakukan pengecekan dan perbaikan segera setelah banjir surut.
Hasil peninjauan menemukan pipa induk berdiameter 8 inci putus, serta sejumlah bronjong di sekitar jalur pipa mengalami kerusakan parah.
“PDAM Ogomalane bergerak cepat memperbaiki pipa dan bronjong yang rusak agar pasokan air bersih dapat segera normal kembali. Insya Allah, pada Rabu, 29 Oktober 2025, aliran air sudah mengalir normal ke rumah warga, khususnya di wilayah Kecamatan Baolan,” kata Bupati Amran.
Selain melakukan perbaikan infrastruktur, PDAM juga menyiapkan langkah-langkah darurat seperti penyaluran air bersih melalui mobil tangki, pembersihan fasilitas produksi, serta memastikan air hasil olahan memenuhi standar kualitas dan kuantitas sebelum didistribusikan kembali ke pelanggan.
Pemerintah Kabupaten Tolitoli menegaskan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir, termasuk memastikan ketersediaan air bersih yang aman dan layak konsumsi.(RM)








