MOROWALI, Brita.id– Tragedi pengeroyokan yang menewaskan seorang warga di Desa Labota, Bahodopi, Kamis (7/8/2025), menuai kecaman dari Anggota DPRD Morowali, H. Ahmad Hakim.
Ia menilai aksi brutal tersebut bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi memperburuk iklim investasi di wilayah industri terbesar di Morowali itu.
“Ini tindakan tidak bermoral dan mencoreng nama baik Morowali. Kita daerah terbuka, tapi kejadian seperti ini merusak citra kita,” ujarnya.
Ahmad Hakim juga menyoroti informasi adanya dugaan keterlibatan oknum security dan oknum anggota kepolisian dalam peristiwa tersebut.
Ia menegaskan bahwa aparat keamanan seharusnya menjaga stabilitas, bukan memantik keresahan.
“Jika ada pelanggaran hukum, proseslah sesuai aturan. Bukan main hakim sendiri,” tegasnya.
Ia meminta APH segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan. Menurutnya, kepastian hukum akan meredam potensi konflik yang lebih luas di Bahodopi.
“Ini kawasan industri strategis. Keamanan adalah hal utama. Tangkap semua pelaku tanpa tebang pilih,” katanya.
Ahmad Hakim juga mengimbau keluarga korban dan masyarakat Morowali agar tetap menahan diri serta tidak terprovokasi.
“Mari jaga kondusivitas daerah kita. Serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” pungkasnya.(**/pal)








