MOROWALI, Brita.id – Anggota DPRD Morowali, Putra Bonewa, meluapkan kemarahannya kepada manajemen PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang rapat DPRD Morowali, Jumat (9/5/2025). Rapat tersebut membahas rencana pembangunan intake PT BTIIG di Sungai Karaopa.
Ketegangan terjadi ketika salah satu kepala desa dari Kecamatan Bumi Raya memaparkan kronologi penandatanganan surat kesepakatan jalur pipa antara pemerintah desa dan pihak perusahaan. Pernyataan itu memicu emosi Putra Bonewa, yang dikenal sebagai legislator asal Dapil I dan politisi dari Partai Perindo.
“Saya tidak pernah nongol sama kamu, karena saya tahu itu penjahat itu perusahaan. Jangan kita sudah ambil di Morowali, jangan kurang ajarlah!” tegas Putra dengan nada tinggi ke arah perwakilan PT BTIIG.
Situasi memanas saat Putra tiba-tiba melempar botol air mineral ke arah meja manajemen PT BTIIG. Aksi tersebut sontak mengejutkan para peserta RDP, termasuk perwakilan Pemkab Morowali, GAPIT, serta masyarakat dari Kecamatan Bumi Raya dan Witaponda.
Namun, insiden tersebut berhasil diredam oleh sejumlah anggota dewan dan peserta rapat lainnya. RDP akhirnya dilanjutkan dengan suasana lebih kondusif dan diskusi terbuka antar semua pihak.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Morowali, Herdianto Marsuki.(pal/jir)








