Warga Bahomotefe Harap Pemda Morowali Bantu Atasi Abrasi Pantai di Wilayah Mereka

  • Whatsapp

MOROWALI, Brita.id – Warga Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, tengah berharap uluran tangan pemerintah daerah untuk mengatasi abrasi pantai yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Abrasi yang kian parah dikhawatirkan akan menggerus kawasan pemukiman warga jika tak segera ditangani.

Ferdi, salah satu warga Bahomotefe, mengatakan bahwa abrasi di wilayah mereka sudah terjadi sejak delapan tahun lalu. Namun, hingga kini belum mendapat penanganan maksimal.

“Abrasi ini sudah berlangsung kurang lebih delapan tahun lamanya. Kami sudah beberapa kali menyampaikan permohonan bantuan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ungkap Ferdi, Rabu (22/10/2025).

Warga setempat menilai pembangunan tanggul pemecah ombak menjadi solusi paling dibutuhkan untuk menahan laju abrasi.

Upaya pengajuan proposal bahkan telah dilakukan melalui pihak DPRD yang melakukan reses di wilayah tersebut.

“Kami sangat berharap pemerintah Kabupaten Morowali dapat membantu pembangunan tanggul pemecah ombak untuk melindungi pantai kami dari abrasi,” tambah Ferdi.

Selama ini, warga Bahomotefe hanya mengandalkan batu bolder yang mereka susun secara swadaya sebagai penahan ombak sementara.

Upaya sederhana itu telah dilakukan sejak tahun 2012, namun kekuatan batu tersebut semakin tak mampu menahan derasnya ombak laut.

Kondisi abrasi di Bahomotefe menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret.

Selain mengancam lingkungan pesisir, abrasi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat setempat yang sebagian besar menggantungkan hidup pada hasil laut.(**/PAL)

Pos terkait