Erick Thohir Tertarik Kelola PSSI dengan Profesional

  • Whatsapp
Erick Thohir. (Foto : Brita.id)

BANYAK pihak menilai Erick Thohir sangat cocok menjadi pemimpin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Menanggapi hal itu, Erick Thohir menyebutkan, dorongan sejumlah pihak tersebut adalah apresiasi untuknya.

“Saya rasa, apa yang pak Jusuf Kalla ucapkan sebuah apresiasi. Tetapi seperti yang saya sampaikan sebelumnya. Olahraga di Indonesia, khususnya sepakbola harus dikelola secara profesional, transparan, dan tidak politik,” terangnya kepada sejumlah jurnalis di bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/2/2019).

Namun, dengan posisi Erick saat ini yang mejadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin, tidak memungkinkan untuk ia memimpin PSSI.

“Sampai bulan April kan tidak mungkin. Jangan juga nanti mengorbankan olarahga dengan posisi seperti saat ini, karena kurang meguntungkan, jadi kalau saya fokus dengan tugas saya hari ini. Nanti setelah April, ya nanti kita lihat,” tegasnya.

Menurut Erick, tentu hal ini menjadi sebuah tantangan baginya. Apa lagi, sepakbola bisa dijadikan industri terutama liganya.

Karena, lanjutnya, kalau sepakbola dikelola secara profesional, transparan, dan tidak politik pasti akan menciptakan efek pertumbuhan ekonomi di industri itu sendiri, tetapi kalau sepakbola dikelola dengan cara match fixing (pengaturan pertandingan) pasti akan mencederai kepercayaan rakyat, karena sepakbola menjadi tontonan utama rakyat Indonesia.

“Jadi kalau ini terjadi kebohongan-kebohongan, pengaturan skor, ya mohon maaf itu sangat merugikan rakyat. Nah ini perlu diperbaiki lagi,” ungkap Erick.

Dia menambahkan, tentu kalau diajak secara profesional memimpin PSSI, ia cukup tertarik. Dan ia bersedia untuk duduk bersama membicarakan tawaran tersebut.

“Itu hal yang positif, ketika pak Edy mengundurkan diri kita apresiasi, tetapi juga kita rasa manajemen yang ada saat ini diberi kesempatan menyelesaikan tugasnya,” tandas Erick.

Sosok Erick memang begitu berpotensi dibanding calon kandidat lain sebagai Ketua Umum PSSI.

Selain memiliki segudang pengalaman di kancah sepakbola internasional, Erick juga pernah menjadi pemegang saham mayoritas klub sepak bola Italia, Inter Milan dan beberapa klub lainnya. (Media Indonesia/*)

 

Related posts