Tolitoli Raih WTP dari BPK, Bupati: Jangan Cepat Puas

  • Whatsapp
TAMPAK Bupati Tolitoli dan Pimpinan DPRD menandatangani berita acara penerimaan LHP BPK atas LKPD Pemkab Tolitoli, Rabu (10/6).(foto:Yuslih Anwar/brita.id)
banner Idul Adha

TOLITOLI,Brita.id- Pemerintah Kabupaten Tolitoli  meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2019 Pemkab Tolitoli mampu menyajikan laporan yang baik. Sehingga dinilai layak menerima WTP.

Baca Juga

IMIP Hut Bhayangkara

Di beberapa tahun sebelumnya, Kabupaten Tolitoli meraih opini wajar dengan pengecualian (WDP).

“Saya yakin ini diperoleh dari upaya sungguh-sungguh seluruh jajaran pemerintahan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan,” kata Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulteng, Muhaimin saat peyerahan Laporan Hasil (LHP) melalui teleconverence, di aula kediaman Rumah Jabatan Bupati Tolitoli, Rabu (10/6).

Bupati Tolitoli, Moh Saleh Bantilan mengaku sangat bersyukur, di akhir priode kepemimpinannya dapat meraih WTP.

Menurutnya prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran di Pemkab Tolitoli.

“Sesungguhnya yang kami lakukan adalah membangun rekonsiliasi. Setelah dari tahun ketahun kami mendapatkan predikat WDP, kami bekerja keras dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama di internal. Dan atas kerja sama seluruh OPD, kita berhasil meraih opini WTP dari BPK, Alhamdulillah kita respons positif,” kata Bupati.

Walau berhasil meraih WTP, Bupati mengingatkan jajarannya agar tidak cepat puas diri. Justru menurutnya kesuksesan yang diraih saat ini harus menjadi pembakar semangat untuk bekerja lebih baik di masa akan datang.

“Harapan saya tentu saja setelah mendapat WTP sama dengan kota/kabupaten lain, kita harus terus meningkatkan kinerja kita dalam penataan keuangan daerah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Tolitoli Mukaddis Syamsudin menyebutkan, selama ini Kabupaten Tolitoli kerap gagal meraih WTP karena masalah pengelolaan aset.

“Akhirnya kita mampu benahi hingga BPK menilai secara administrasi telah tertib,” ungkap Mukaddis.

Begitu juga dengan masalah utang jangka pendek dan piutang sewa juga berhasil ditekan dan salah satunya berhasil diselesaikan. Sehingga penilaian dari pemeriksaan BPK bisa terus meningkat.

Selain Sekda Tolitoli Mukaddis Syamsudin, dalam penerimaan LPH BPK tersebut, Bupati Tolitoli juga didampingi Wakil Ketua DPRD Tolitoli, Jemi Yusuf serta seluruh kepala OPD. (ysl/jir)

Idul Fitri Kab Morowali

Pos terkait

banner 468x60