Bahas Ranperda Perlindungan Guru, Yopi Tegaskan Mengawal Regulasi Berpihak Pada Rakyat

  • Whatsapp

MOROWALI, Brita.id– Anggota DPRD Morowali, Yopi, menegaskan bahwa tugas utama anggota parlemen tidak hanya sebatas menghadiri rapat, tetapi juga memastikan setiap regulasi yang dibahas benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Hal itu disampaikan Yopi saat mengikuti Rapat Pengkajian empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Morowali, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, dari sejumlah Ranperda yang dibahas, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap Ranperda tentang Perlindungan Guru karena dinilai sangat penting bagi keberlangsungan pendidikan di daerah.

“Sebagai pembantu rakyat, tugas utama kami di parlemen bukan sekadar menghadiri rapat, melainkan mengawal setiap butir regulasi agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Yopi.

Ia menilai guru merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah, sehingga perlu mendapatkan perlindungan dan jaminan yang layak dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidik.

Yopi menjelaskan, Ranperda Perlindungan Guru diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif, sehingga para guru dapat menjalankan tugasnya dengan aman, tenang, dan bermartabat.

“Tujuan kita jelas, menciptakan ekosistem pendidikan di mana guru bisa mengajar dengan tenang, aman, dan bermartabat. Ini adalah ikhtiar kami untuk masa depan generasi Morowali yang lebih gemilang,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan agar proses pembahasan Ranperda tersebut dapat berjalan lancar hingga disahkan menjadi peraturan daerah.

Ranperda Perlindungan Guru merupakan salah satu dari empat Ranperda inisiatif DPRD Morowali yang saat ini tengah dalam tahap pengkajian.

Regulasi tersebut diharapkan menjadi landasan hukum dalam memberikan perlindungan terhadap tenaga pendidik di Kabupaten Morowali.(pal)

Pos terkait