3.000 Pengusaha Ditargetkan Ikuti Pesta Wirausaha Palu 2020

  • Whatsapp

PALU,Brita.id– Komunitas Tangan di Atas (TDA) Palu, menggelar pesta wirausaha ke 5, Tahun 2020. Kegiatan berlangsung di Taman Gor Palu.

 

Ketua Panitia Pesta Wirausaha, Andhyka mengatakan kegiatan akan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu 15 Februari hingga Minggu 16 Februari 2020 mendatang.

 

Sebagai rangkaian kegiatan, menuju acara puncak, Sabtu (8/2/2020) hingga Ahad (9/2/2020), akan digelar seminar dan kelas teknis bertema “Memulai  Bisnis Melejitkan Omset dan Membentuk Mental Pengusaha”.

 

Kegiatan TDA Palu tahun ini, akan dihadiri narasumber dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Faqih Faturrachman atau akrab disapa Daeng Faqih.

 

Lebih jauh Andhyka yang juga Direktur Pelayanan Anggota (Pelang) TDA 6.0 menjelaskan, TDA menggelar event Pesta Wirausaha dua kali dalam setahun.

 

“Event PW dijadwalkan kembali pelaksanaannya pada Oktober 2020 mendatang, yang bertujuan untuk meningkatkan pemasaran dan memberi wadah kepada pelaku usaha di Kota Palu,” tutur Andhyka, Jumat, (7/2/2002).

 

Menurutnya, pesta wirausaha ini juga sebagai ajang dalam memperluas jaringan dan promosi produk usaha, agar dapat konsisten mempertahankan semangat para pelaku usaha khususnya di Palu.

 

Ketua TDA Palu, Bahar mengatakan,  pihaknya menargetkan 3.000 peserta akan ikut bergabung dalam pesta wirausaha ini.

 

“Jika sebelumnya ada 2.000 peserta yang hadir, di tahun ini panitia memperkirakan akan meningkat ke angka 3.000,” ungkap Bahar. 

 

Para pelaku usaha, baik pebisnis lama maupun start up, yang memiliki tempat usaha atau hanya berjualan secara online, juga akan menjadi peserta.

 

Bahar menjelaskan, keunggulan dalam mengikuti kegiatan ini adalah dapat mengembangkan kemampuan berbisnis dan mempersiapkan strategi yang jitu untuk bisnis lebih besar, meski masih menjadi pemula.

 

Kegiatan ini juga menghadirkan keynote speker, yang ahli dalam dunia bisnis, serta tokoh-tokoh inspiratif lainnya baik tingkat nasional maupun lokal.

 

Sesuai dengan  filosofi pemikiran tangan di atas (mereka yang memberi) dan tangan di bawah (mereka yang menerima), komunitas ini berupaya membentuk pengusaha kaya yang gemar memberi kepada sesama, sesuai dengan motonya “Kolabor Aksi Untuk Negeri,”.

 

Untuk bergabung di TDA , kata Andhyka, ada dua cara, yakni dengan menjadi simpatisan atau member full.

 

“Simpatisan masih tahap perkenalan dan member full adalah yang  sudah menjadi anggota TDA tetap atau resmu,” jelasnya. 

 

Andhyka mengatakan, cara menjadi member full harus mendownload terlebih dahulu TDA passport melalui play store untuk registrasi.

 

Menariknya, meski TDA adalah komunitas sosial yang non profit, tetapi misi tujuannya sangat pragmatis, yaitu menggiring membernya untuk menjadi 100% TDA, yakni pengusaha kaya.

 

Member TDA tersebar di seluruh nusantara. Sementara untuk mempererat soliditas, para member TDA di setiap  wilayah membentuk KMM (Kelompok Master Mind).(ndi/jir)

 

 

Related posts