PALU,Brita.id — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, meninjau langsung layanan Warung Telekomunikasi Khusus (Wartelsus) di Lapas Kelas IIA Palu, Jumat (18/7).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan warga binaan pemasyarakatan (WBP) tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga secara layak, aman, dan bermartabat.
“Layanan seperti ini harus mudah diakses dan diawasi dengan integritas tinggi. Ini soal rasa, bukan hanya soal fasilitas,” ujar Bagus.
Didampingi Kalapas Palu, Makmur, Bagus mengecek sistem layanan Wartelsus, termasuk sarana, mekanisme pengawasan, dan alur penggunaan oleh WBP.
Ia menegaskan bahwa layanan komunikasi bukan sekadar fasilitas teknis, tapi jembatan emosional penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial.
“Dengan tetap terhubung secara emosional, warga binaan punya harapan, punya arah. Dan itu tidak boleh kita abaikan,” tambahnya.
Bagus juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dan transparansi petugas agar layanan berjalan adil dan bebas penyalahgunaan.
Kalapas Palu, Makmur, menyatakan bahwa pihaknya terus menjaga mutu dan prosedur layanan Wartelsus. “Ini bukan sekadar sarana menelepon, tapi bagian dari pemulihan relasi sosial warga binaan,” jelasnya.
Kanwil Ditjenpas Sulteng menegaskan komitmennya menjadikan pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan yang manusiawi, dengan menjaga akses komunikasi yang transparan dan bertanggung jawab.(pan/jir)








