MOROWALI, Brita.id– Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Herdianto Marsuki, SE, menegaskan pentingnya adab sebagai landasan utama dalam menuntut ilmu. Menurutnya, setinggi apa pun ilmu pengetahuan yang dimiliki seseorang tidak akan berarti jika tidak diimbangi dengan adab yang baik.
Pesan tersebut disampaikan Herdianto saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Peringatan tersebut dilaksanakan melalui upacara dengan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Herdianto mengatakan, ilmu pengetahuan memang memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Namun, adab tetap menjadi fondasi yang menentukan bagaimana ilmu tersebut digunakan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Memang ilmu pengetahuan itu penting, tapi sebanyak apa pun pengetahuan yang kita punya, apabila adab kita rusak, maka tidak ada gunanya,” ujar Herdianto.
Ia mengibaratkan proses menanam pohon dengan upaya membangun karakter manusia. Untuk menghasilkan pohon yang tumbuh kuat dan menghasilkan buah yang baik, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kualitas tanah sebagai tempat tumbuhnya akar.
Menurutnya, tanah yang subur akan membantu akar tumbuh kuat dan kokoh. Dengan fondasi tersebut, pohon dapat berkembang dengan baik dan menghasilkan buah yang bermanfaat.
Begitu pula dalam pendidikan, adab merupakan fondasi penting sebelum seseorang dibekali berbagai pengetahuan. Karakter yang baik akan membantu seseorang menggunakan ilmu secara bijaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebaliknya, jika fondasi karakter tidak dibangun dengan baik, ilmu pengetahuan berisiko melahirkan orang-orang yang cerdas secara intelektual, tetapi tidak mampu menggunakan pengetahuannya secara bertanggung jawab.
Karena itu, momentum Hari Santri Nasional 2026 diharapkan menjadi pengingat pentingnya menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembentukan akhlak dan karakter.
Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta tanggung jawab dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas.(pal)








