MOROWALI, Brita.id– Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) menggelar asesmen penilaian potensi dan kompetensi dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Morowali, Kamis (17/9/2026), dan dijadwalkan selama tiga hari, 17–19 September 2026. Sebanyak 39 peserta terdaftar mengikuti tahapan seleksi tersebut.
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Sekretaris Daerah Morowali Yusman Mahbub, Kepala BKPSDMD Morowali Asep Haerudin, serta Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Supranawa Yusuf selaku Ketua Tim Asesor bersama tim.
Sekda Morowali Yusman Mahbub mengatakan asesmen merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi terbuka JPTP setelah tahapan pendaftaran.
Menurutnya, seluruh rangkaian seleksi harus dilaksanakan secara transparan dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hari ini kita telah memasuki tahapan penting, mulai dari pendaftaran sampai hari ini kita melaksanakan uji kompetensi atau asesmen yang diselenggarakan oleh tim asesor. Saya ingatkan kepada kita semua bahwa seleksi terbuka ini adalah bagian dari tahapan yang transparan dan objektif. Ini tidak boleh main-main, semua sudah diatur sesuai ketentuan,” ujar Yusman.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh serta memberikan kemampuan terbaiknya.
Yusman juga menegaskan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti seleksi, tanpa membedakan posisi atau jabatan yang saat ini diemban.
“Kepada seluruh peserta jangan berkecil hati, apakah itu kepala bidang, Plt, semua punya kesempatan yang sama. Ikuti saja prosesnya dengan maksimal. Tidak ada yang mustahil. Semua memiliki peluang untuk menduduki jabatan tersebut sesuai dengan kompetensi dan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Ia mendorong para aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang modern dan berdaya saing.
Yusman menjelaskan, tahapan seleksi selanjutnya akan melibatkan tim penguji dari berbagai unsur, termasuk perguruan tinggi, akademisi, ahli hukum dan pemerintahan, serta utusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Tidak ada titip-menitip, siapa yang cerdas, kompeten, dia yang akan terpilih. Jabatan adalah amanah, seperti halnya dalam ibadah. Jabatan adalah tentang bagaimana kita bisa berbagi dan memberi manfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDMD Morowali Asep Haerudin mengatakan asesmen penilaian potensi dan kompetensi bertujuan mengevaluasi potensi serta kesesuaian pegawai dengan standar kompetensi jabatan yang akan diisi.
Dari 39 peserta yang terdaftar, dua peserta tidak dapat mengikuti asesmen pada hari pertama karena alasan sakit.
“Pelaksanaan dimulai hari ini dengan Computer Assisted Test (CAT), kemudian dilanjutkan besok dan diakhiri dengan wawancara. Rencana penyelenggaraan berlangsung selama tiga hari, sejak 17 hingga 19 September 2026, bertempat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali,” jelas Asep.
Tahapan asesmen tersebut menjadi bagian dari proses seleksi terbuka JPTP Kabupaten Morowali Tahun 2026 untuk mendapatkan aparatur yang memenuhi standar potensi dan kompetensi sesuai jabatan yang akan diisi.(Pal)








