Morowali, Brita.id – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Inspektorat Daerah bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Tengah menggelar entry meeting evaluasi pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Inspektorat, Kompleks KTM, Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (14/9/2026).
Entry meeting menjadi langkah awal evaluasi pelaksanaan SPIP Terintegrasi pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali.
Inspektur Inspektorat Daerah Morowali, Ashar M. Ma’ruf, mengatakan evaluasi SPIP penting karena berkaitan dengan penguatan pengendalian internal serta pengelolaan keuangan daerah.
“Melalui evaluasi ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Morowali kami berharap seluruh OPD dapat memahami implementasi SPIP dan mengidentifikasi kelemahan pada masing-masing perangkat daerah. Dengan begitu tata kelola pemerintahan bisa semakin baik dan akuntabel,” ujarnya.
Ashar juga meminta seluruh perangkat daerah memberikan dukungan kepada tim evaluator dengan bersikap terbuka dan kooperatif, terutama dalam penyediaan data dan informasi yang dibutuhkan selama proses evaluasi.
Sementara itu, perwakilan BPKP Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa implementasi SPIP telah mulai diterapkan pada masing-masing OPD di Kabupaten Morowali.
Menurutnya, evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kelemahan dalam pengelolaan dan pengendalian keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali.
“Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan dalam pengelolaan dan pengendalian keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dan ditingkatkan,” jelasnya.
Pendampingan BPKP Sulawesi Tengah diharapkan dapat membantu Pemkab Morowali meningkatkan efektivitas pelaksanaan SPIP Terintegrasi, sekaligus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan mendukung pencapaian pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Inspektur Inspektorat Daerah Ashar M. Ma’ruf, pimpinan OPD teknis terkait, serta Tim BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah.(Pal)








