MOROWALI, Brita.id– Anggota DPRD Kabupaten Morowali, Yopi Sabara, ST, mengajak generasi muda menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober sebagai refleksi untuk memikirkan masa depan bangsa, termasuk menjaga kelestarian lingkungan.
Menurut Yopi, semangat Sumpah Pemuda tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah perjuangan pemuda, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Salah satu bentuk kepedulian tersebut ditunjukkan melalui kegiatan penanaman pohon yang dilakukan DPD Partai NasDem Kabupaten Morowali dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus menyuarakan pentingnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Yopi menilai, persoalan karhutla tidak boleh dipandang sebelah mata. Pemerintah perlu melakukan penanganan secara komprehensif dan tepat sasaran, dengan mengutamakan langkah pencegahan selain upaya pemadaman ketika kebakaran terjadi.
“Karena kebakaran hutan dan lahan berdampak pada kualitas udara yang tidak sehat. Masyarakat ikut terdampak akibat asap yang menyebar hingga ke rumah-rumah warga,” ujarnya.
Ia menegaskan, lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta pelayanan kesehatan.
Selain itu, hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat juga ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).
Menurut Yopi, regulasi tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak pencemaran lingkungan, termasuk pencemaran udara akibat kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga mengingatkan bahwa peraturan perundang-undangan mengatur sanksi bagi pihak yang melakukan pelanggaran lingkungan hidup sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Bagaimana pemerintah tidak hanya melakukan upaya kuratif atau pemadaman, tetapi ke depan lebih mengutamakan upaya preventif atau pencegahan,” tegasnya.
Yopi berharap, momentum Hari Sumpah Pemuda dapat mendorong generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan sekaligus mengingatkan pemerintah agar memperkuat kebijakan pencegahan karhutla.
Menurutnya, masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, tetapi juga oleh kemampuan bersama dalam menjaga lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.(pal)








