Babinsa Bahodopi Produksi Solar B-40 dari Limbah Plastik, Capai 175 Liter per Hari

  • Whatsapp

MOROWALI, Brita.id – Inovasi pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar kembali hadir dari daerah. Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1311-09 Bahodopi, Serda Muh. Saleng, berhasil produksi bahan bakar jenis solar B-40 dari limbah plastik.

Inovasi tersebut telah dijalankan selama lebih dari lima bulan di Desa Siumbatu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Dengan menggunakan alat sederhana hasil rakitan sendiri, Serda Saleng mampu memproduksi hingga 175 liter bahan bakar setiap hari.

Proses produksi dilakukan dengan memanfaatkan limbah plastik yang diolah menggunakan satu unit tungku.

Hasilnya, limbah yang sebelumnya mencemari lingkungan kini memiliki nilai guna dan ekonomis.

“Jika jumlah tungku ditambah, tentu hasil produksi akan semakin meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat lebih luas,” ujar Serda Muh. Saleng, Rabu (6/5/2026).

Ia mengungkapkan, ke depan pihaknya berencana menambah jumlah tungku menjadi enam unit untuk meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan.

Saat ini, solar B-40 hasil olahan tersebut telah mulai dipasarkan kepada masyarakat sekitar dengan harga Rp10.000 per liter.

Selain menjadi alternatif bahan bakar, inovasi ini juga dinilai efektif dalam membantu mengurangi limbah plastik di lingkungan.

Tak hanya itu, Serda Saleng juga berencana mengembangkan produk turunan lain dari hasil pengolahan limbah tersebut, termasuk potensi energi lain seperti gas.

Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi ganda, yakni sebagai sumber energi alternatif sekaligus upaya pengendalian pencemaran lingkungan di wilayah Morowali.(pal)

Pos terkait