PALU,Brita.id – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah tambang terus dilakukan PT Citra Palu Minerals (CPM) melalui kolaborasi strategis bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI.
Program pelatihan vokasi ini difokuskan untuk memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di lingkar tambang.
Kesenjangan kompetensi yang selama ini menjadi hambatan bagi masyarakat lokal untuk masuk ke dunia kerja profesional, dijawab melalui program pelatihan berbasis keahlian teknis dan standar industri.
Dalam tahap awal, sebanyak 13 pemuda dari wilayah lingkar tambang mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua bidang, yakni kelistrikan dan teknisi pendingin (AC).
Officer Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)/CSR PT CPM, Mohamad Rizky Sultan, mengatakan program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan kapasitas masyarakat sekitar tambang.
“Program ini menjadi sarana untuk memperluas akses masyarakat, khususnya di lingkar tambang, terhadap pendidikan vokasi dan pelatihan kerja. Harapannya, mereka mampu meningkatkan daya saing di dunia kerja,” ujarnya.
Menurutnya, para peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sehingga dapat memenuhi standar industri nasional.
“Melalui program ini, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka usaha mandiri,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Bina Lembaga Pelatihan Vokasi Kemenaker RI, Andri Susila, menilai kolaborasi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
“Peserta pelatihan tidak hanya disiapkan untuk bekerja di perusahaan, tetapi juga bisa memenuhi kebutuhan pasar di luar industri, termasuk menjadi mitra usaha atau membuka usaha sendiri di bidang teknis,” jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara sektor swasta dan pemerintah tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka pengangguran, khususnya di Kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, PT CPM dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar melalui Satuan Pelaksana (Satpel) Palu telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan program.
Penandatanganan dilakukan oleh General Manager External Affairs PT CPM, Amran Amier, bersama Kepala BBPVP Makassar, Nasrun Imullah.
Kerja sama ini menjadi bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi dan mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar tambang.(**/jir)








