Sulteng Perlu Visi Pembangunan Baru

  • Whatsapp
Salah satu kapal yang terbawa tsunami.(foto:lenterapendidikan.com)

Palu, Brita.id– Anggota DPR RI Ahmad M Ali, menilai visi pembangunan Sulawesi Tengah harus mempertimbangkan resiko kebencanaan berbasis kawasan.

“Sulteng harus dibangun dengan visi baru, pertimbangan resiko bencana melalui pendekatan pembangunan berbasis kawasan,” terangnya saat melakukan kunjungan kerja di Palu, Jumat (1/2).

Menurut Anggota DPR RI Komisi VII itu, informasi kebencanaan berdasarkan hasil penelitian ilmiah, maupun statistik kebencanaan oleh para ahli pascabencana menunjukan suatu keharusan untuk mengubah visi pembangunan di Sulteng.

“Menjadi sebuah keharusan,  belajar mengintegrasikan misi dalam pembangunan dengan resiko-resiko yang harus dihitung berdasarkan kondisi kerawanan bencana. Harus ada perspektif baru dalam aglomerasi, perhitungan pemanfaatan zonasi ruang yang berbeda, dari kacamata sebelumnya,” jelasnya.

Ahmad Ali menguraikan, ke depan Sulawesi Tengah, perlu kebijakan politik perencanaan daerah 25 tahun ke depan, yakni road map, 2020 menuju 2045. Ini untuk menetapkan kawasan dalam desain tata ruang baru.

Semisal, untuk wilayah lembah Palu perlu dibangun sebagai pusat studi nasional penanggulangan bencana, tempat ilmuan dari berbagai penjuru dunia datang belajar tentang bencana geologis untuk pemanfaatan mitigasi secara nasional.(Opn)

Related posts