BGN Tolitoli Klarifikasi Nasi MBG Mentah, SPPG Langsung Ganti Makanan

  • Whatsapp

TOLITOLI, Brita.id– Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Koordinator Wilayah Tolitoli menanggapi laporan viral terkait makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut diterima dalam kondisi mentah oleh murid TK Integral di Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.

Koordinator Wilayah BGN Tolitoli, Fauzy, mengatakan laporan tersebut menjadi perhatian serius, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga BGN Provinsi hingga BGN Pusat.

Fauzy sekaligus meluruskan informasi yang beredar di sejumlah media mengenai sekolah penerima makanan tersebut. Ia menegaskan, murid yang menerima makanan dalam kondisi mentah merupakan siswa TK Integral, bukan TK Pembina seperti yang sebelumnya mencuat dalam sejumlah pemberitaan.

Menurut Fauzy, setelah menerima laporan tersebut, pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) langsung mengambil tindakan dengan mengganti makanan yang bermasalah menggunakan makanan baru yang telah matang.

“Atas laporan makanan mentah, dapur SPPG saat itu segera bertindak, mengganti makanan yang baru dan matang, disertai permintaan maaf,” ujar Fauzy kepada awak media.

Ia menambahkan, persoalan tersebut telah diselesaikan pada saat kejadian dan tidak kembali terulang dalam dua hari setelahnya.

Fauzy juga menyampaikan bahwa BGN Pusat telah memberikan peringatan ketat kepada pihak terkait dan meminta persoalan tersebut segera ditangani dengan baik.

“BGN Pusat menjatuhkan peringatan ketat dan meminta untuk segera diatasi dengan baik, atas instruksi Presiden Prabowo,” jelasnya.

Meski demikian, Fauzy mengapresiasi perhatian masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG. Menurutnya, kritik dan laporan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dapur SPPG.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian masyarakat terhadap kendala-kendala yang dihadapi dapur kami. Kami terus berupaya agar pemenuhan makanan bergizi ini semakin lebih baik ke depannya,” katanya.

BGN Korwil Tolitoli memastikan evaluasi terus dilakukan agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar dan makanan yang diterima peserta didik dalam kondisi layak, matang, serta memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.(RM)

Pos terkait