BI Sulteng Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Salurkan Rp12,24 Miliar ke Pulau Terluar

  • Whatsapp

PALU,Brita.id– Bank Indonesia (BI) bersama TNI Angkatan Laut resmi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 untuk menjangkau pulau-pulau terdepan, terluar, dan terpencil di Sulawesi Tengah.

Melalui ekspedisi ini, BI membawa uang layak edar senilai Rp12,24 miliar guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

Pelepasan ERB 2026 dilaksanakan di Pelabuhan Kelas III Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (7/7/2026), menggunakan KRI Lumba-Lumba 881.

Tim yang terdiri dari 15 Pejuang Rupiah akan bertugas selama tujuh hari, mulai 7 hingga 13 Juli 2026.

Kepala BI Sulteng, Muhammad Irfan Sukarna kepada waratawan mengatakan, dalam pelayaran tersebut, tim akan melayani masyarakat di lima wilayah kepulauan, yakni Wakai, Walea, Salakan, Banggai, dan Bokan.

“Nilai uang layak edar yang dibawa mencapai Rp12,24 miliar, meningkat sekitar 16 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya,” tuturnya.

Lebih jauh Muhammad Irfan Sukarna menyampaikan, selain menyediakan layanan penukaran uang, BI juga akan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mencintai, bangga, dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

“Ekspedisi ini menjadi solusi bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terpencil dengan akses layanan perbankan yang masih terbatas akibat kondisi geografis dan transportasi,” ungkapnya.

Selain layanan kas keliling, ERB 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial, seperti sosialisasi kebanksentralan, pembagian paket sembako, program pemenuhan gizi bagi anak-anak, hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat.

Sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam penyelenggaraan Ekspedisi Rupiah Berdaulat telah berlangsung sejak 2012.

Hingga 2025, kerja sama tersebut telah menjangkau 766 pulau melalui 150 kegiatan kas keliling di berbagai wilayah Indonesia.

Atas konsistensinya menghadirkan layanan kas di wilayah 3T, program tersebut juga meraih penghargaan Currency Initiative pada ajang 11th Annual Central Banking Awards 2024 di London.

Secara nasional, Bank Indonesia menargetkan pelaksanaan 19 Ekspedisi Rupiah Berdaulat di 19 provinsi sepanjang 2026 dengan sasaran 97 pulau di kawasan terdepan, terluar, dan terpencil.

Melalui program ini, BI menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan ekonomi hingga ke pelosok Indonesia.(jir)

Pos terkait