MOROWALI, Brita.id– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat sinergi dalam pembangunan sanitasi guna mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Coaching Clinic 2 Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2026 di Kantor Bappelitbangda Morowali, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Wilayah Sulawesi Tengah, pimpinan perangkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah, pimpinan perangkat daerah Kabupaten Morowali, Ketua Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sulawesi Tengah, fasilitator PPSP, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Yusman Mahbub yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja PKP Kabupaten Morowali menegaskan bahwa sanitasi merupakan layanan dasar yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, menjaga kualitas lingkungan, menekan angka stunting, serta meningkatkan produktivitas.
Menurutnya, pesatnya perkembangan Kabupaten Morowali menuntut adanya perencanaan sanitasi yang terintegrasi, komprehensif, dan berbasis data.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Morowali berkomitmen menyusun dan melaksanakan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) melalui Program PPSP sebagai pedoman pembangunan sektor sanitasi.
“Seluruh perangkat daerah perlu memperkuat koordinasi dan mengintegrasikan program sanitasi ke dalam dokumen perencanaan serta penganggaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar pembangunan sanitasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Yusman.
Ia berharap sinergi lintas sektor dapat mempercepat pencapaian target pembangunan sanitasi di Kabupaten Morowali sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber dan sesi diskusi yang bertujuan memperkuat implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan sanitasi yang berkelanjutan di Kabupaten Morowali.(**/pal)








