MOROWALI, Brita.id – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah kepulauan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Program tersebut merupakan bagian dari Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).
Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di tiga desa yang berada di Kecamatan Bungku Selatan dan Menui Kepulauan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan di tengah potensi kenaikan harga menjelang Idul Adha.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Kabupaten Morowali, Dr. Sudarmin Moonai, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama antara pemerintah, BUMN, pelaku usaha, dan komunitas lokal.
“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak. Dukungan tersebut memungkinkan kami menyediakan pangan murah dengan kualitas yang tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, Dinas Pangan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya beras lokal Morowali, beras SPHP, Minyakita, minyak goreng kemasan, gula pasir kemasan, bawang merah, bawang putih, serta telur.
Menurut Sudarmin, program tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap petani lokal dengan memberikan kesempatan memasarkan hasil produksi mereka secara langsung kepada masyarakat dengan harga yang kompetitif.
“Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha sekaligus menjadi langkah pengendalian inflasi daerah,” tambahnya.(pal)








