TOLITOLI, Brita.id– Kongres Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah dijadwalkan digelar pada akhir tahun 2025. Sejumlah Asosiasi Kabupaten/Kota (Askab/Askot) serta klub sepak bola yang bernaung di bawah PSSI dipastikan akan hadir dalam agenda penting tersebut.
Dua nama yang disebut-sebut bakal maju sebagai calon Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng adalah mantan Bupati Sigi Irwan Lapata dan Wali Kota Palu sekaligus petahana Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng, Hadianto Rasyid.
Menanggapi dinamika jelang kongres, Ketua Umum Persatuan Sepakbola Tolitoli (PERSITO), Mansur Pondang, angkat bicara.
Ia menilai momentum kongres tahun ini menjadi kesempatan strategis untuk mengevaluasi arah pembinaan sepak bola di Sulawesi Tengah.
“Kongres ini memang sudah saatnya digelar untuk membahas program kerja PSSI lima tahun ke depan. Selain itu, periode kepemimpinan Pak Hadianto Rasyid sudah berakhir sehingga perlu dilakukan pemilihan kembali,” ujar Mansur dalam diskusi bersama media di Tolitoli, Rabu malam.
Mansur menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh di tubuh Asprov PSSI Sulteng agar pembinaan atlet semakin merata.
“Kita ingin sepak bola di Sulawesi Tengah itu hebat. Pembinaannya harus menyeluruh sampai ke daerah-daerah. Harus total. Dan saya ingatkan, mengurus sepak bola itu butuh dana besar,” tegasnya.
Ketua Harian Askab PSSI Tolitoli itu mengaku telah mendengar sejumlah nama yang bersiap maju sebagai calon ketua umum.
Menurutnya, banyaknya tokoh yang berminat merupakan tanda kecintaan mereka terhadap dunia sepak bola di daerah ini.
“Saya kira bagus kalau tokoh-tokoh penting di Sulteng maju. Artinya mereka cinta dan ingin sepak bola kita berkembang,” katanya.
Di sisi lain, Mansur menyampaikan harapan besar Askab PSSI Tolitoli dan sejumlah Askab/Askot serta klub di Sulteng agar Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, ikut bertarung dalam pemilihan Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng.
“Persito dan Askab PSSI Tolitoli, bersama Askab/Askot dan klub lainnya, sepakat berharap dan meminta Pak Gubernur Bapak Anwar Hafid maju dalam kongres dan memimpin Asprov PSSI Sulawesi Tengah,” pungkas Mansur.
Kongres Asprov PSSI Sulteng diproyeksikan menentukan arah kebijakan dan pembinaan sepak bola daerah untuk lima tahun ke depan, sekaligus menjadi momentum konsolidasi seluruh pemangku kepentingan sepak bola di Sulawesi Tengah.(RM)








