MOROWALI,Brita.id– PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih empat penghargaan dalam ajang Global CSR & ESG Awards 2026 yang digelar di Bangkok.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian konferensi CSR & ESG Summit and Awards ke-18 yang diselenggarakan oleh The Pinnacle Group International bersama Sustainable Technology Centre.
IMIP masuk dalam kategori perusahaan besar dengan kapitalisasi pasar di atas USD 1 miliar.

Empat penghargaan diraih melalui program unggulan perusahaan, yakni Gold – Best Country Excellence untuk program Healthy Community Initiative: Advancing Inclusive Healthcare and Preventive Awareness in Bahodopi. Kemudian Bronze – Excellence in Provision of Literacy & Education Award melalui Rumah Literasi IMIP, Bronze – Best Environmental Excellence Award untuk program Coastal Energy: Mangroves and Coral Reefs for Life, serta Bronze – Best Community Programme Award lewat Cultivating Self-Reliance: Community-Based Horticulture in Le-Le Village.
Head of CSR Department IMIP, Tommy Adi Prayogo, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan program CSR dan ESG yang berkelanjutan, khususnya di wilayah Bahodopi, Kabupaten Morowali.
“Pencapaian ini menjadi bukti komitmen IMIP dalam menjalankan program CSR dan ESG yang berkelanjutan serta memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, penghargaan yang diterima pada 23 April 2026 tersebut merupakan akumulasi dari pelaksanaan program CSR dalam beberapa tahun terakhir, dengan aspek keberlanjutan sebagai indikator utama.
Salah satu contohnya adalah program Rumah Literasi yang telah berjalan sejak 2022 dan terus berkembang melalui regenerasi pengajar dari peserta didik sebelumnya.
“Dari enam program yang kami ajukan, empat memenuhi kriteria. Ini menunjukkan program berjalan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meminimalkan dampak pengembangan kawasan industri.
Selain itu, prestasi ini dinilai mampu meningkatkan nilai tambah serta memperkuat kepercayaan investor terhadap pengembangan industri.
Ke depan, IMIP menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemangku kebijakan, dan berbagai lembaga dalam memperkuat program CSR berbasis pengembangan sumber daya manusia.
Ajang yang berlangsung di Pullman Bangkok Hotel G itu mengusung tema “AI, Energi & Transisi: Menata Ulang ESG dalam Ekonomi Baru”. Forum ini diikuti lebih dari 150 delegasi dari berbagai negara dan sektor industri global.
Selain IMIP, sejumlah perusahaan internasional turut berpartisipasi, di antaranya Olam Global Agri, Micron Technology, Boston Consulting Group, hingga KPMG.
Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk mendorong praktik keberlanjutan sekaligus memperkuat kolaborasi global dalam menghadapi tantangan transformasi ekonomi, digitalisasi, dan kebutuhan energi di masa depan.(**/jir)








