IMIP Kembangkan Talenta Bilingual, 430 Karyawan Lulus HSK 4 Dikirim Belajar Mandarin ke Tiongkok

  • Whatsapp

MOROWALI,Brita.id— PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) melalui PT Eternal Tsingshan Indonesia terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia dengan mengembangkan kemampuan bahasa Mandarin.

Program tersebut dilakukan melalui kelas bahasa Mandarin intensif yang memberikan kesempatan kepada karyawan Indonesia untuk memperdalam kemampuan bahasa sekaligus meningkatkan peluang menduduki posisi strategis di lingkungan industri.

Wakil Manajer Departemen General Affairs PT Eternal Tsingshan Indonesia, Fanny Viviansi, mengatakan program pembelajaran bahasa Mandarin telah menghasilkan ratusan karyawan Indonesia yang memiliki kemampuan bilingual.

Sejak pertama kali digelar pada Mei 2022, kelas bahasa Mandarin yang diselenggarakan Tsingshan telah berlangsung dalam enam angkatan atau batch dengan total sekitar 1.800 peserta.

Hingga Juli 2026, sekitar 430 karyawan yang dinyatakan lulus seleksi HSK 4 telah mendapat kesempatan belajar di Tiongkok.

Mereka mengikuti pembelajaran bahasa Mandarin di Wenzhou University, Provinsi Zhejiang, dan University of Science and Technology Beijing.

Pada batch keenam, sebanyak 29 karyawan terpilih untuk diberangkatkan ke Wenzhou University.

Menurut Fanny, program tersebut tidak dimaksudkan untuk mengurangi peran translator.

Sebaliknya, pengembangan kemampuan bahasa Mandarin menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan teknis dan bahasa asing karyawan Indonesia.

“Ke depan kami ingin semakin banyak karyawan Indonesia mampu berbahasa Mandarin dan harus mampu menempati jabatan strategis. Ini bagus untuk memotivasi agar mereka mau terus belajar, dan tenaga kerja lokal Sulawesi lebih terserap untuk bisa menjalankan peran penerjemah,” ujar Fanny.

Program tersebut juga mendukung proses transfer pengetahuan dan teknologi antara TKA asal Tiongkok dan TKI di kawasan IMIP. Karyawan yang menguasai bahasa Mandarin dapat membantu memperlancar komunikasi sekaligus memiliki peluang untuk mengisi posisi strategis di perusahaan.

Data Departemen HR PT IMIP menunjukkan jumlah TKI yang menjabat sebagai translator mengalami dinamika dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 tercatat sebanyak 2.095 orang, kemudian meningkat menjadi 2.382 orang pada 2024, sebelum turun menjadi 1.876 orang pada 2025.

Pengembangan talenta bilingual menjadi salah satu respons terhadap kebutuhan sumber daya manusia di kawasan industri yang terus berkembang. Ke depan, kemampuan bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin bahkan diproyeksikan menjadi persyaratan pada sejumlah posisi tertentu.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang semakin produktif dan kolaboratif.

Penguasaan bahasa asing juga diharapkan memperluas kesempatan tenaga kerja lokal Sulawesi untuk mengambil peran lebih besar dalam industri hilirisasi nikel di kawasan IMIP.(jir)

Pos terkait