Ini Dia Dampak Buruk Jika Warga Salah Gunakan Dana Stimulan 

  • Whatsapp
Kepala Pelaksana BPBD Kota Palu, Singgih B Prasetyo


PALU,Brita.id- Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Sulawesi Tengah khawatir akan terjadi penarikan kembali dana stimulan jika warga penerima tidak mempergunakan dana untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah mereka yang rusak akibat gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi 28 September 2018 silam.
“Saya berharap segera diselesaikan perbaikannya, ini penting kita lakukan, karena kemungkinan terburuk dana tersebut harus kita tarik dan dikembalikan ke negara,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Singgih B. Prasetyo, Kamis (15/10/2020).
Dirinya berharap masyarakat, Pokmas, maupun pihak terkait lainnya untuk segera menyelesaikan perbaikan rumah, khususnya bagi masyarakat yang sudah menerima penyaluran dana stimulan tahap pertama. 
Hingga kini masih ada 48 rumah rusak berat yang belum jalani perbaikan, padahal dana stimulan tahap pertama telah disalurkan sejak sejak awal 2019. 
Sementara itu, penyaluran dana stimulan tahap Dua, BPBD telah menyelesaikan 38.805 data, dimana ada 25.311 telah selesai penyalurannya, terdiri dari 902 rumah rusak berat, 7.609 rusak sedang, dan 16.800 rumah rusak ringan.
“Data lainnya belum ditemukan karena ada beberapa masalah,” ungkapnya.(ron/jir) 

Related posts