MOROWALI,Brita.id– PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menyiapkan sejumlah langkah untuk mengurangi penggunaan material sekali pakai dalam pengelolaan nursery tanaman. Salah satunya dengan mengganti polybag plastik sekali pakai dengan polipot yang dapat digunakan berulang kali.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan nursery IMIP agar kegiatan pembibitan tidak hanya memenuhi kebutuhan penghijauan kawasan, tetapi juga menerapkan prinsip pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Nursery Staff Environmental Department PT IMIP, Rian Hakim, mengatakan, penggunaan polipot secara berulang ditargetkan dapat mengurangi timbulan sampah plastik yang berasal dari kegiatan pembibitan.
“Kedepannya, Nursery PT IMIP memiliki target untuk sepenuhnya menghentikan penggunaan polybag plastik sekali pakai dengan beralih ke pemanfaatan polipot yang dapat digunakan berulang kali,” kata Rian, Sabtu (18/8/2026).
Selain pengurangan penggunaan plastik, pengelola nursery juga mengembangkan konsep kemandirian operasional. Kebutuhan pembibitan diupayakan dapat dipenuhi dari dalam nursery tanpa sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar.
Kemandirian tersebut tidak hanya menyangkut produksi bibit tanaman. Nursery IMIP juga mengembangkan pembuatan sarana pengendalian hama dan penyakit tanaman berbahan alami.
Bahan-bahan herbal digunakan untuk memproduksi insektisida dan herbisida nabati yang dapat digunakan dalam pengelolaan tanaman di area nursery.
“Nursery PT IMIP diharapkan tidak hanya menjadi pusat produksi tanaman, tetapi juga menjadi pusat konservasi, inovasi, dan pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan,” ujar Rian.
Saat ini nursery IMIP memiliki kapasitas pembibitan lebih dari 80.000 bibit per tahun. Jenisnya mencakup tanaman peneduh, tanaman hias, serta tanaman mangrove.
Bibit yang telah siap tanam digunakan untuk mendukung penghijauan di ruang terbuka hijau kawasan IMIP maupun disalurkan kepada tenant dan masyarakat melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Pengelolaan nursery tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya perusahaan dalam mengintegrasikan kegiatan penghijauan dengan pengurangan sampah dan pemanfaatan bahan alami dalam perawatan tanaman.(jir)








