TOLITOLI, Brita.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tolitoli melantik 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Tolitoli sekaligus mengukuhkan 350 relawan, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mitra Tolitoli tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PAN. Rangkaian kegiatan juga diisi pembagian sembako kepada relawan serta bakti sosial bagi 200 anak panti asuhan se-Kota Tolitoli.
Usai pengukuhan, DPD PAN Tolitoli menyalurkan bantuan sembako berupa beras masing-masing 5 kilogram kepada 350 relawan yang baru dikukuhkan.
Ketua DPD PAN Tolitoli, Moh. Besar Bantilan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus upaya memperkuat semangat kebersamaan para relawan.
“Ini bentuk apresiasi dan semangat kebersamaan. Relawan adalah garda terdepan PAN untuk menyapa dan membantu masyarakat,” ujar Besar Bantilan.
Menurutnya, rangkaian HUT PAN tahun ini dilaksanakan secara hybrid. Puncak acara nasional diikuti melalui Zoom Meeting, sementara kegiatan di Tolitoli dipusatkan dengan menghadirkan 200 anak panti asuhan untuk menerima santunan.
“Di usia PAN, kami ingin hadir tidak hanya di politik, tapi juga di tengah masyarakat. Anak-anak panti ini adalah bagian yang harus kita perhatikan,” katanya.
Pelantikan 10 DPC dan pengukuhan 350 relawan tersebut turut dihadiri Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya. Kehadiran kepala daerah itu menjadi dukungan terhadap proses konsolidasi partai di tingkat daerah.
Turut hadir Ketua Harian DPW PAN Sulawesi Tengah, Rony Saputra, yang memberikan arahan kepada jajaran pengurus DPC dan para relawan.
Besar Bantilan menegaskan, PAN Tolitoli menargetkan penguatan posisi politik di DPRD sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Pilkada Tolitoli mendatang.
“Dengan 10 DPC yang solid dan 350 relawan ini, PAN harus jadi kekuatan. Kita siapkan kader terbaik untuk unsur pimpinan DPRD dan Pilkada Tolitoli,” tegasnya.
Dengan pelantikan tersebut, PAN Tolitoli menargetkan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan semakin solid, sekaligus memperkuat peran kader dan relawan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.(RM)








